Microsoft Hadiahkan US$ 100.000 Bagi Penemu Bug di Windows 8.1

Setelah diluncurkan ke jagad public, Microsoft baru baru ini mengadakan kompetisi ataupun sayembara bagi siapa saja yang berhasil menemukan bug pada Windows 8.1 dan peramban Internet Explorer 11 versi Beta. Keputusan ini dihasilkan dari konferensi Microsoft Build yang diadakan di San Francisco, Amerika Serikat, sebelum Windows 8.1 di luncurkan di hadapan public.

Terdapat tiga jenis “hadiah” yang ditawarkan Microsoft. Masing-masing senilai US$ 100.00, US$ 50.000, dan US$ 11.000. “Ini suatu tantangan besar bagi mereka yang mampu menemukan teknik baru. Sehingga membuat orang (hacker) berpikir, pekerjaan ini memang membutuhkan imbalan yang tinggi,” ujar Direktur Pusat Tanggap Keamanan Microsoft Mike Reaves.

3 Jenis kompetisi berhadiah tersebut adalah :

  • Mitigation Bypass Bounty
  • BlueHat Bonus for Defense
  • Internet Explorer 11 Preview Bug Bounty


Mitigation Bypass Bounty

Kompetisi berhadiah ini di tujukan kepada siapa saja yang dapat menjebol sistem pertahanan dan keamanan yang ada pada Windows 8.1 Versi Preview dengan hadiah total senilai  US$ 100.000.

BlueHat Bonus for Defense

Kompetisi yang kedua ini berhadiah  USD 50 ribu, dengan syarat penemu bug mampu untuk menambal lubang yang ada pada Windows 8.1 atau dengan kata lain penemu bug menyumbangkan teknik defensif baru guna mencegah bug serupa di masa yang akan datang.

Internet Explorer 11 Preview Bug Bounty

Dan kompetisi yang terakhir ini berhadiah US$ 11.000 bagi para penemu bug dan mampu untuk memecahkan masalahnya di mesin peramban bawaan Windows yaitu Internet Explorer 11 versi beta  dengan jangka waktu 26 Juni – 26 Juli 2013 kemarin.

Hadiah Microsoft ini terbilang cukup besar dibandingkan hal serupa yang dilakukan oleh beberapa pesaing mereka. Google misalnya, yang “hanya” memberikan reward sebesar US$ 60.000 untuk bug di aplikasi web browser-nya, Google Chrome. Sementara Mozilla hanya memberikan hadiah hingga US$ 3.000 dan Facebook sebesar US$ 500.

Itulah tadi beberapa Strategi Microsoft dalam memperbaiki perangkat lunaknya agar semakin sempurna dan meminimalisir kemungkinan adanya celah keamanan di produk keluaran Microsoft ini, yang sudah mencapai jutaan pengguna tersebar di seluruh negara di dunia.

Postingan terkait: